Bicaralah…
tentang rasa yang kau rasa, biar disini aku mengerti
kepastian apa kali ini yang tidak pasti

Lagi-lagi aku kau obati
Rinduku perlahan hidup setelah lama mati

Tapi aku diam
membungkam
bukannya muram karena temaram

Mungkin hanya sungkan
memberi perlawanan
karena pasrah jadi tawanan