Search

nur lailyana

…to share another magic with you…

Month

March 2016

Biarkan Aku

Biar,
biar waktu ini selesaikan
Rindu yang amat
biarkan meluap

Aku rindu

Rinduku lekat enggan lepas
Seperti aku kamu yang tak pernah tuntas
atau selalu mengelak untuk ditumpas
meski akhir berkata lekas; sudahi

Biar sesak saja
Begini mungkin yang paling disebut baik
Biarkan aku sesak sendiri
Ini urusanku,
ini pilihanku
Selamat menjadi baik!
Sampai bertemu nanti,
kelak suatu saat
dengan perasaan yang membaik. semoga.

Tunggu!

Tunggu sebentar!
Jangan melulu kau tampar; masih memar!

Pamit

TULUS

Tubuh saling bersandar
Ke arah mata angin berbeda
Kau menunggu datangnya malam
Saat kumenanti fajar

Sudah coba berbagai cara
Agar kita tetap bersama
Yang tersisa dari kisah ini
Hanya kau takut ku hilang

Perdebatan apapun menuju kata pisah
Jangan paksakan genggamanmu
Izinkan aku pergi dulu
Yang berubah hanya
Tak lagi ku milikmu
Kau masih bisa melihatku
Kau harus percaya
Ku tetap teman baikmu

Sudah coba berbagai cara
Agar kita tetap bersama
Yang tersisa dari kisah ini
Hanya kau takut kuhilang

Perdebatan apapun menuju kata pisah
Jangan paksakan genggamanmu
Yang berubah hanya
Tak lagi kumilikmu

Kau harus percaya
Ku tetap teman baikmu
Izinkan aku pergi dulu
Yang berubah hanya
Tak lagi kumilikmu
Kau masih bisa melihatku

Kau harus percaya
Ku tetap teman baikmu

klik video PAMIT

MP3 download PAMIT

Bila Mampu

Sihir aku malam ini, Tuan

Barangkali mampu ubah caraku berpikir
Kau ubahlah
sesegera
secepatnya
sekarang
jangan ada nanti
Sayang cuma khayal
Hilang saja kau ditelan bumi

Sana kau sanalah

Aku ingin kau enyah
Biar aku saja di sini
kau tak usah

Sana kau sanalah

Meski sering buatku betah
Bengah aku dibuatmu jengah

Sana kau sanalah

Aku masih dirundung entah

Jadi lekas pergilah,
Tuan

00.46

Up ↑