You said move on
Where do I go
I guess second best
Is all I will know

Cause when I am with him
I am thinking of you

“Stop Re!”, dia yang di sampingku hanya menyerngitkan alis tebalnya, kembali mengemudikan sedan hitam miliknya. Hening menyapa.

Malam belum usai. Baru akan dimulai dan kau masih malu-malu di balik tirai. Aku tertawa. Kau seorang pemalu ataukah pecundang?

Say something, I am giving up on you
I’ll be the one, if you want me to
Anywhere, I would’ve followed you
Say something, I am giving up on you

“Stop Re!”, dia hanya mengangkat bahu enggan bertanya. Camry hitam kembali melaju di tengah hujan kota malam ini. Hening bersorak.

Dingin masih ingin berteman, dirasa ragu mengundang hangat di tepi kealpaan. Aku tertawa lagi. Kau tak akan pernah berusaha untukku bukan?

We finally find this
Then you’re gone
Been chasing rainbows all along
and you have cursed me
When there’s no one left to blame
and I have loved you just the same
and you have broken every single fucking rule
and I have loved you like a fool

“Stop Re!”, dia diam diikuti aku yang juga diam. Sejenak aku melihat kerling matanya, menatapku heran. Aku pura-pura tak mengerti, kebiasaanku memang begitu. Hening berteriak.

Lagi-lagi aku tertawa. Sudah ke sana-sini, belum juga bertemu yang ingin dituju. Mungkin memang tak akan bersatu. Coba hilangkan ingatanku tentangmu saja, biar aku tak terlalu bodoh di matamu, bisakah kau?

“Just listen to this song.”, dia berucap singkat. Musik mengalun pelan. Satu lagu penuh milik James Morisson.

Everybodies talking in words
I don’t understand
You got to be the only one
who knows just who I am
Your shinin in the distance
I hope I can make it through
Cause the only place
that I want to be
is right back home with you

“Forget him, Na.”
“I’ll try.”
“Just letting you know that, you’re not alone.”, dia sejenak menatapku, “I’ll be there for you.”, lanjutnya mantap.

Aku tersenyum. Kali ini bahagia yang meretas kebisuan. Malam masih terjaga, masih setia menampung luka, masih betah sediakan gembira. Hening pun tetap berada dalam pelukan. Setidaknya dingin mulai terabaikan, sebab hangat yang kau sediakan.

I don’t want just a memory
Give me forever
Don’t even think about saying good bye
Cause I just want one love to be enough
and remain in my heart till I die

Lalu kali ini, biarkan satu lagu Renee Olstead mewakili aku terhadap dia yang tak pernah bertanya siapa yang ada di setiap tanya; yang aku punya.

-pada malam April yang terasing

Advertisements