Begini malam, sunyi lagi-lagi hadirkan sepi. Seperti yang kamu tahu. Aku bukanlah jiwa yang bisa meretas hampa dengan sendiri. Aku bukanlah yang tegar bila angan mencoba lari, menuju yang lalu sebelum hari ini.

Begini malam, masih payah membiarkan gelisah bergerilya leluasa menjamah ruang langit pikiran tanpa berkesudahan. Lagi, kini mulai ragu untuk mampu hempaskan ingin. Aku mulai tak sabar menanti pagi dengan kamu yang mengusir cemas, membiaskan kangen dalam aku yang sebegini rindu.

Kau pagi, masihkah aku butuh banyak waktu untuk menunggumu datang bersama dia? Atau itu tak mungkin, lagi.

00.50

Advertisements