Kembali mengudara perlahan
Membawa angan semakin jauh mengangkasa
Untuk banyak rindu lama, yang terpendam
Ditimbun nyata, yang tak berkelanjutan
menggores luka
sayatan perih
Menggenangkan lagi asa lalu
Menitik tak mau tau,
jatuh menginjak bumi untuk kesekian
Padamu mata ini tak ragu
Bulir satu dua, lalu beruntun
Siapkah kau tampung sedih sayu sepi?
yang pasti jelas kau lihat saat benar ada di sini

Lalu ku temukan kau pada sudut merah
yang ranum oleh amarah
Masih sama seperti awal jumpa
Kau malu-malu bagai tersipu hindari aku

Sampai lepas sudah segala rindu
yang sempat bermalam
Pada matamu
yang juga masih aku kenali di hari lalu

Advertisements